Goresan Tinta untuk Membersamai Mereka yang Sedang Lelah

Foto Mahasiswa Fakultas Tarbiyah UNIK Cipasung Semester 7 tahun 2025

Berangkat dari Firman Allah Subhanahu wata’ala

             لايكلّف الله نفسا الّا وسعها

“Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuan hamba- Nya”.

September 2022, tahun di mana ada seorang berangkat menuju suatu tempat hamparan ilmu, berbekal tekad, dan niat yang kokoh. Ia mengenakan pakaian hitam putih, berusaha meyakinkan dirinya untuk terus maju mengenal hal baru. Namun di Tengah perjalanan, Sebagian Kawan ada yang gugur dengan beberapa alasan. Tahun ini, 2025 adalah tahun yang mejadi saksi Ia telah menjadi seseorang yang hebat, dapat bertahan hingga titik ini.

Pada suatu senja yang perlahan tenggelam, ketika langit mulai memudar menjadi warna emas yang lembut, engkau duduk di depan lembaran-lembaran yang berisi ratusan kata yang belum sepenuhnya sempurna. Di situ, di antara sunyi dan helaan napas yang berat, engkau menyadari bahwa perjalananmu telah memasuki bab terakhir. Semester akhir,fase yang dulu kau tunggu-tunggu, namun kini justru membuat jantungmu berdebar lebih cepat daripada langkah kaki yang berlari. Ada hari-hari ketika matamu sembab, bukan karena kau lemah, tetapi karena kau terlalu kuat untuk menyerah. Ada malam-malam ketika tanganmu gemetar di atas keyboard, berusaha menyusun kalimat yang seringkali terhapus oleh air mata yang tak kau undang. Dunia terasa sunyi, namun di kedalaman hatimu terdengar jelas suara doa: lirih, namun kuat; kecil, namun penuh harapan.

Kau menatap ke langit, seolah mencari tanda, dan menemukan satu petuah, Allah tidak pernah membiarkan seorang hamba berjalan sendirian. Betapa sering engkau merasa langkahmu terseret? Betapa sering kau bertanya dalam diam, “Ya Allah, bisakah aku kuat sedikit lagi?” Dan meski kau tak mendengar jawabannya dengan telingamu, hatimu selalu menemukan sebuah kalimat yang menenangkan: “Aku bersamamu.” Mungkin ketidak percayaan diri sering kali menghantui setiap langkah- langkahmu. Tapi yakinlah, dirimu adalah permata harapan kedua orang tuamu. Engkau adalah bukti dari jutaan doa yang dipanjatkan di sujud-sujud orang tuamu, engkau adalah wujud dari harapan yang mereka simpan sejak pertama kali melihatmu memakai seragam. Kini, ketika engkau hampir melangkah menuju panggung kelulusan, bebannya memang terasa berbeda. Bukan sekadar tentang nilai atau teori, tapi tentang menjadi versi terbaik dari dirimu, tentang menjadi dewasa, tentang menyiapkan diri menyambut hidup yang lebih besar.

Dan sesungguhnya, air matamu bukan tanda kegagalan. Itu adalah bukti bahwa engkau sedang tumbuh. Kelelahanmu bukan tanda kelemahanmelainkan tanda bahwa engkau sedang mendekati garis akhir. Keraguanmu bukan tanda ketidakmampuan, tapi ruang yang Allah sediakan agar kau kembali kepada-Nya.Setiap kali engkau menatap layar laptop yang tak kunjung selesai, malaikat-malaikat mencatat kesabaranmu. Setiap kali engkau menahan sesak karena revisi, Allah menanamkan kekuatan baru dalam hatimu. Setiap kali engkau memaksakan diri untuk bangun meski tubuhmu ingin menyerah, itulah saat pahala sedang mengalir tanpa kau sadari.

Dan kelak, akan ada hari di mana orang tuamu memelukmu dengan mata berbinar, berkata: “Kami bangga padamu.”

Memakai toga memang bukan akhir dari segalanya, tetapi sebagai symbol atas segala pencapain setiap langkah kecilmu. Maka janganlah kalian lupa untuk mengapresiasi setiap langkah kecil yang dilakukan. Karena itu akan menjadi sumbu ntuk terus melangkah, bertumbuh dan berproses di masa depan.

Menolehlah ke belakang, seberapa jauh kamu sudah berproses.

Maka teruslah melangkah, meski kakimu gemetar.

Teruslah berdoa, meski suaramu patah-patah.

Teruslah berharap, meski dunia terasa gelap.

Karena setelah gelap yang panjang, akan datang fajar yang terang.

Dan setelah proses yang melelahkan, akan datang kemenangan yang menenangkan.

Kamu kuat, kamu hebat. Semangat. Kalau Lelah, istirahat bukan menyerah ya..!

 

By Ai Nurlaela

Mahasiswi PBA UNIK Cipasung semester 7


Mahasiswa Prodi PBA UNIK Cipasung semester 7 angkatan tahun 2022


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengantar Ilmu Nahwu

PBA UNIK Cipasung Gelar kuliah tamu: Dialektika Bahasa Arab Perspektif Interdisipliner untuk Pengembangan Ilmu Bahasa

DESKRIPSI SINGKAT TENTANG ILMU BALAGHAH